Bekasi, 29 April 2026 – Seri penutup dari rangkaian Camping Day di TK Strada Nawar berlangsung dengan penuh keajaiban pada Rabu lalu. Kali ini, giliran adik-adik terkecil dari KB (Kelompok Bermain) usia 3-4 tahun yang merasakan serunya berkemah. Meski durasi kegiatannya lebih singkat dan disesuaikan dengan usia mereka, kemeriahan yang dihadirkan benar-benar tak terlupakan.

Memahami bahwa ini adalah pengalaman pertama bagi banyak anak, pendamping menyulap area perkemahan menjadi sangat menarik dan berbeda dari biasanya. Deretan tenda dihiasi dengan lampu hias warna-warni yang berkelap-kelip indah. Dekorasi ini sengaja disiapkan untuk menarik minat dan memberikan rasa nyaman. Meskipun pada awalnya ada beberapa anak yang sempat menangis karena merasa asing, suasana hangat dari cahaya lampu “pelangi” ini berhasil menenangkan mereka. Rasa cemas pun perlahan berganti dengan tawa.

Adik-adik KB memiliki misi khusus sebagai petani cilik, yaitu menanam tomat dan terong. Dengan tangan-tangan mungilnya, mereka belajar menyentuh tanah dan meletakkan bibit ke dalam pot. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menanamkan rasa cinta pada alam sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan. Anak-anak juga diajak berkomitmen untuk rajin menyiram tanaman mereka di sekolah agar nantinya dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Sesuai tradisi Strada Nawar, tepat pukul 18.00 WIB, anak-anak berkumpul di depan Gua Maria untuk mendaraskan Doa Ratu Surga bersama sebagai penguatan iman. Suasana semakin hangat saat memasuki sesi mendongeng yang dibawakan langsung oleh perwakilan pendamping. Dengan gaya yang jenaka dan alat peraga yang menarik, pendamping membawakan cerita bertema “Membuang Sampah pada Tempatnya”. Pesan ini disampaikan agar sejak usia dini, anak-anak KB memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap bumi. Anak-anak tampak terpaku menyimak setiap alur cerita yang dibawakan dengan penuh kasih sayang. Acara dilanjutkan dengan puncak Api Unggun yang meriah, kemudian ada pesan dan kesan dari anak dan perwakilan komite. Sebagai penutup petualangan, setiap anak mendapatkan Goodie Bag spesial sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka. Mereka yang tadinya menangis, kini pulang dengan hati yang gembira.

Sebarkan artikel ini