Halo Anak-anak KB-TK Strada Nawar dan Mama Papa yang kami kasihi. Siapa yang saat ini hobi menanam? Tidak dipungkiri selama pandemi banyak orang yang gemar menanam. Hal ini terjadi karena tingkat kejenuhan selama pandemi dan kesadaran yang tinggi akan pentingnya penghijauan di lingkungan sekitar, khususnya di lingkungan rumah. Kegiatan menanam dapat menyegarkan udara dan menyerap polusi yang ada di sekitar kita, tentu saja hal ini sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. Selain itu, kegiatan menanam dapat menambah keindahan di halaman rumah dan juga dapat mengurangi stress, tanaman seperti sayur dan buah tentu saja dapat kita manfaatkan untuk dikonsumsi sendiri sehingga hidup kita menjadi lebih sehat dan hemat.

Apakah Anak-anak dan Mama Papa tahu apa saja yang menyebabkan tanaman dapat tumbuh subur? Ya betul! Tentunya harus dirawat dengan baik, misalnya disiram, diberi pupuk, dijauhkan dari hama tanaman dan lain sebagainya. Pada kesempatan kali ini sekolah kami telah membuat kompos, yaitu pupuk yang terbuat dari sampah daun, tanah, sekam bakar dan cairan eco enzyme. Sebelum semua bahan dicampur, kami mencacah daun terlebih dahulu baru kemudian semua bahan dicampur dan diaduk, kemudian dimasukkan ke dalam bak besar dan ditutup rapat. Setelah kurang lebih satu bulan, kompos dapat digunakan. Apa saja ya kelebihan kompos dibanding dengan pupuk yang lain? Kompos tidak mengandung zat kimia buatan sehingga tidak mencemari tanah dan tidak menyebabkan tumbuhan yang dikonsumsi mengandung racun zat kimia.

Sebelumnya, Anak-anak dan Mama Papa sudah kami ajak untuk mengolah sampah kulit buah menjadi eco-enzyme. Sekarang, Anak-anak dan Mama Papa sudah tahu bagaimana mengolah kompos dari sampah daun dan manfaatnya. Mari kita sama-sama mengolah sampah dengan baik untuk melestarikan lingkungan dan demi kehidupan yang lebih baik. Salam sehat untuk kita semua, Tuhan memberkati.

Recent Comments