Pada hari Sabtu, 24 Mei 2025 merupakan hari raya ulang tahun Perkumpulan Strada ke- 101 tahun. Tentunya tidak lagi usia yang muda. Kini sudah lebih satu abad mendidik anak-anak bangsa tentunya generasi-generasi yang hebat. Berdirinya Perkumpulan Strada memiliki cerita yang Panjang. Titik awal peristiwa itu berkenaan langsung dengan seorang tokoh, yakni Santo Ignatius Loyola (pendiri Serikat Yesus). Santo Ignatius Loyola bersama teman-temannya sering mengunjungi suatu kapel kecil yang terkenal karena suatu lukisan Santa Maria yang menggendong Putra-Nya. Oleh rakyat di Roma lukisan itu dihormati sebagai Maria della Strada, yang berarti ‘Maria penuntun jalan,’ atau juga disebut ‘Dipamarga’ atau ‘Marganingsih.’ Nama yang bermakna, karena oleh keteladanan dan restu Bunda Maria kehidupan umat beriman dituntun kepada Yesus melalui Maria sampailah kepada Yesus. Pendiri perkumpulan Strada Ulang tahun ini merupakan momen yang sangat spesial bagi seluruh warga sekolah, karena merupakan kesempatan untuk merenungkan perjalanan sekolah selama ini dan membangun harapan untuk masa depan.
Pada tahun 1901 Pemerintah Hindia Belanda menerapkan Politik Ethis dengan salah satu tujuan untuk memajukan pendidikan. Sebelum politik tersebut, sesungguhnya di Hindia Belanda sudah ada beberapa lembaga pendidikan. Sejak saat itu di Indonesia bermunculan lembaga pendidikan yang bercorak umum, walaupun wilayah dan jumlahnya masih sangat terbatas. Vicariat Apostolik Batavia sebagai Gereja lokal sangat merasakan kebutuhan lembaga pendidikan di wilayahnya. Pada waktu itu Pastor Josephus Wilhelmius Maria Wubbe, SJ mengajak dan mendesak kedua rekannya, yakni Pastor Antonius Theodorus van Hoof, SJ dan Pastor Johannes Josephus Hubertus Maria van Ricjkevorsel, SJ untuk mendirikan lembaga pendidikan. Mereka kemudian dikenal sebagai ‘tiga serangkai’ yang sepakat mendirikan Strada Vereeniging (Perkumpulan Strada) yang mereka tetapkan tanggal 24 Mei 1924. Segala upaya yuridis-administratif mereka lakukan dan ajukan kepada pemerintah Hindia Belanda dan pemerintah menyetujui berdirinya Strada Vereeniging di Batavia. Persetujuan ini dicantumkan dalam lembaran Negara nomor 1A dengan pengesahan Statuten van de Strada Vereeniging untuk melakukan pelayanan amal kasih dalam pendidikan dan pengajaran yang diumumkan kepada masyarakat melalui Javasche Caurant Nomor 47 tahun 1924 pada 30 Mei 1924.




Komplek Strada Nawar dengan penuh Syukur merayakan ulang tahun Perkumpulan Strada dengan misa bersama dari TK, SD dan SMP. Misa di pimpin oleh Rm. Antonius Yakin Ciptamulya, Pr . Misa dimulai pukul 07.15 – 08.20 WIB. Setelah selesai misa, dilajutkan potong kue ulang tahun yang diwakili oleh kepala sekolah setiap unit beserta anak-anak dari tiap unit satu orang. Acara ini diisi dengan penampilan setiap unit. Satu penampilan dari TK dengan bernyanyi anak TKB, SD dua penampilan dengan bernyanyi dan tor-tor, dan SMP dua penampilan dengann bernyanyi dan dance. Tentu acara yang sangat singkat tetapi semua bersukacita. Anak-anak mendapatkann souvenir dan godie bag. Dengan penuh Syukur atas Rahmat Tuhan untuk Perkumpulan Strada yang masih kokoh berdiri dengan 74 unit sekolah tentunya bukan hal yang mudah.



Pada ulang tahun ke-101 tahun ini, tentunya masih harapan yang akan dilakukan untuk kemajuan dalam zaman yang penuh tantangan ini. Banyak persaingan dengan berbagai sekolah, mendapatkan murid yang tidak mudah lagi untuk mencapai target. Tapi itu tidak mematahkan semangat guru dalam menncari murid serta menndampingi dan membimbing anak-anak. Semoga Perkumpulan Strada terus menorehkan Sejarah dalam dunia Pendidikan dalam tiap zamannya menuju sekolah yang modern dan mampu bersaing serta menciptakan anak-anak hebat yang mampu menaklukkan dunia. Selamat dan Proficiat untuk Perkumpulan Strada, untuk semua guru-guru hebat dan semua karyawan serta orang-orang yang terlibat membangun Perkumpulan Strada. Salam AMDG.



Recent Comments