Misa Raba Abu merupakan hari pertama dalam masa Pra-Paskah menurut ajaran Katolik Roma. Misa Rabu Abu menandai awal masa Prapaskah, yaitu masa persiapan untuk merayakan Paskah, yang memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Masa ini bertujuan untuk mempersiapkan umat Katolik secara spiritual melalui doa, pantang, puasa, dan perbuatan amal kasih. Kita harus mengendalikan diri kita dan menghindari hal-hal yang dapat mengalihkan kita dari Tuhan.

Berikut adalah beberapa aspek penting tentang Misa Rabu Abu dalam ajaran Katolik:

  • Makna dan Tujuan

Salah satu ritual yang paling khas dalam Misa Rabu Abu adalah pembubukan abu di dahi umat. Abu yang digunakan biasanya berasal dari palem yang diberkati pada hari Minggu Palma tahun sebelumnya. Pembubukan abu ini melambangkan pertobatan, pengakuan dosa, dan kematian. Ini juga mengingatkan umat akan kematian dan kelemahan manusia.

  • Puasa dan Pantang

Misa Rabu Abu juga menandai awal masa puasa dan pantang dalam ajaran Katolik. Pada hari ini, umat Katolik yang berusia 14-60 tahun diwajibkan untuk berpuasa, yaitu hanya makan kenyang satu kali sehari. Selain itu, umat Katolik juga diwajibkan untuk berpantang dengan hal atau kebiasaan yang sering kita lakukan tetapi kurang baik. Misalnya anak-anak sering bermain HP, sering marah-marah, sering jajan maka diharapkan anak-anak pantang main HP, pantang marah atau pantang jajan, serta hal lain yang kurang baik.

  • Refleksi dan Pertobatan

Misa Rabu Abu merupakan kesempatan bagi umat Katolik untuk melakukan refleksi dan pertobatan. Umat diundang untuk memeriksa diri sendiri, mengakui dosa-dosa mereka, dan berjanji untuk memperbaiki diri selama masa Prapaskah.

TK A dan TK B Strada Nawar juga turut serta mengikuti misa Rabu Abu di komplek Strada Nawar pada hari Rabu, 5 Maret 2025. Misa dipimpin oleh romo RD Albertus Adiwenanto Widyasworo. Misa dimulai pada pukul 09.30 WIB yang diikuti anak TK, SD dan SMP yang beragama Katolik serta beberapa orangtua murid. Misa berlangsung dengan penuh hikmah.

Beberapa pesan baik yang dapat kita ambil dari Masa Rabu Abu adalah:

  • “Berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.” (Yoel 2:12)
  • “Tobatlah, karena Kerajaan Surga sudah dekat.” (Matius 3:2)
  • “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi, di mana ngengat dan karat merusakkannya, dan di mana pencuri membongkar serta mencurinya.” (Matius 6:19)

Semoga dalam masa Prapaskah ini, kita mampu menjalankan puasa, pantang dengan baik dan hati yang murni, semakin tekun dalam doa, beramal dengan kasih kepada yang membutuhkan dan selalu merefleksikan diri untuk memperbaiki diri, serta meningkatkan iman kita.

Sebarkan artikel ini